Kamis, 08 November 2012

Bird in the golden cage

Dari luar terlihat mewah dan bagus. Menunjukkan bagaimana si pemilik mengistimewakannya. Dan bagaimana si pemilik pasti merawatnya dengan baik. Tapi, di balik itu, tetaplah burung itu ada dalam sangkar. Kebebasannya terbatas pada luas sangkar itu. Seberapapun si pemilik menyayanginya dan menjaganya, tetap saja ia memenjarakannya. Padahal seharusnya ia tau lebih dari siapapun kalau ia sudah menjadi rumah bagi burung tersebut. Dan meski burung itu terbang bebas, ia akan tetap kembali pada si pemilik.

Jumat, 26 Oktober 2012

Kebahagiaan

Kebahagiaan itu sederhana
Kebahagiaan itu menghabiskan waktu bersama kamu, atau teman-teman
Kebahagiaan itu ketika tertawa bersama
Kebahagiaan itu sepotong coklat
Kebahagiaan itu secangkir susu
Kebahagiaan itu es krim
Kebahagiaan itu jalan-jalan di sore hari setelah hujan
Kebahagiaan itu berkeliling dengan motor di malam hari
Kebahagiaan itu melihat anak-anak yang sedang bermain
Kebahagiaan itu saling membalas pesan denganmu
Kebahagiaan itu tidur di pangkuan orang yang disayang
Kebahagiaan itu ketika kamu tahu kalau kamu disayangi
Kebahagiaan itu tepukan lembut darimu
Kebahagiaan itu boneka beruang
Kebahagiaan itu pelukan yang erat
Kebahagiaan itu melihatmu
dan terlebih
Kebahagiaanku itu melihatmu tersenyum

Minggu, 14 Oktober 2012

unyunyunyuy :3

Misalkan ada 6 orang yang terjebak dalam suatu situasi yang sulit di mana ada 1 orang yang menjadi kunci utama dalam situasi tersebut. Di mana ketika 1 orang itu mau berkorban, maka 5 orang lainnya akan selamat. Dan jika 1 orang itu tidak mau menyelamatkan yang lain, maka ia akan selamat sendirian. Ketika itu yang terjadi, dan kamu yang menjadi kunci utama tersebut, apa yang akan kamu lakukan? Pasti ada banyak pertimbangan dalam menentukan hal itu. Salah satunya adalah siapa 5 orang itu. Mungkin ketika 5 orang itu adalah temanmu, apalagi teman dekat, kamu akan memilih menyelamatkan mereka. Tapi ketika 5 orang itu bukan siapa-siapamu, mungkin kamu akan memilih untuk menyelamatkan dirimu sendiri. Kadang, susah untuk seseorang mengambil keputusan dalam situasi seperti itu. Dan belum lama ini, aku pun dihadapkan pada situasi itu. Meskipun bukan dengan 5 orang, tapi hanya dengan 1 orang. 1 orang yang bisa dibilang sangat penting untukku. Di mana dalam situasi itu, aku harus memilih apakah harus egois dan menyakiti orang itu, atau harus menyakiti diri sendiri dan membuat orang itu senang. Aku pun memilih yang kedua. Kenapa? Karena meski aku tau akan menyakiti diriku sendiri, di sisi lain, keputusan itu adalah sesuatu yang tidak akan kusesali di kemudian hari. Dan keputusan itu akan membuatku semakin menikmati hidup dan mencoba untuk menjalaninya dengan lebih baik lagi. Semoga saja keputusan ini juga akan membuatku menjadi orang yang lebih kuat lagi. :)

Selasa, 09 Oktober 2012

gadis kecil

Siapa itu gadis kecil? Gadis kecil cuma seorang anak biasa. Dia masih tidur ditemani boneka beruangnya. Dan dia hidup biasa seperti anak-anak lainnya. Dia seorang anak yang selalu berusaha untuk tersenyum di depan orang-orang. Dan menangis sendiri di malam hari. Ia cenderung menutup perasaannya pada orang lain. Namun, bukan berarti si gadis kecil tidak pernah marah. Meski di dalam kamusnya, kata itu tidak terletak di depan, tengah, atau belakang. Kata marah berada pada halaman yang sulit ditemukan meski kata itu ditulis dengan huruf kapital. Karena itulah sebenarnya si gadis kecil sangat menghindari bertemu dengan perasaan ini. Tapi, sekali lagi, si gadis kecil cuma anak biasa. Dia bisa tertawa, marah, dan menangis seperti anak lainnya.

Rabu, 12 September 2012

kembali ke cerita

Butuh waktu cukup lama untuk si gadis kecil menyadari arti si serigala untuknya. Tapi ketika ia sudah sadar bahwa ia sangat membutuhkan serigala untuk ada di sampingnya, dan ketika seharusnya dia sudah bahagia bersama serigalanya, dia justru kembali mengecewakan dan menyakiti hati serigalanya. Si gadis kecil benar-benar bingung harus melakukan apa agar tidak lagi menyakiti hati si serigala. Namun setidaknya, kali ini si gadis kecil tidak menangis. Karena dia percaya pada si serigala yang pernah berkata pada si gadis kecil bahwa dia tidak akan meninggalkan si gadis kecil.

Rabu, 05 September 2012

cumi

Sesuatu nggak akan berubah jadi seperti apa yang kita inginkan kecuali kita mengubahnya. Seperti diri kita akan tetap dengan segala kekurangan masing-masing kecuali kita berusaha memperbaikinya. Semua orang memang pasti punya kekurangan dan kelemahan masing-masing. Tapi yang terpenting adalah bukan bagaimana kita menjadikan hal itu sebagai alasan kepada orang lain, melainkan bagaimana kita terus mencoba untuk memperbaikinya. Itu menurutku. Itulah perspektifku. Dan perspektif tiap orang boleh berbeda, bahkan akan lebih menarik apabila seseorang mencoba untuk melihat sesuatu dari berbagai perspektif yang berbeda. Seperti apa yang kita sebut dengan masalah, mungkin adalah suatu tantangan bagi orang lain. Dan apa yang kita pikir tidak mengenakkan, adalah sebuah permainan di mata orang lain. Karena itulah, saat ini pun aku merasa bahwa daripada aku membohongi diri sendiri terus menerus, lebih baik mencoba untuk mengubah kebohongan itu sebagai latihan agar aku menjadi pribadi yang lebih kuat dari sebelumnya. Sehingga apa pun yang terjadi, aku tidak perlu lagi menangis sendirian.

Selasa, 21 Agustus 2012

untitled

"Kamu selalu mengawasiku, menjagaku, dan ada di sampingku. Kamu mengerti aku. Tapi aku merasa seolah sama sekali tidak mengerti kamu. Tolong ceritakan semuanya. Jangan takut, karena aku tidak akan meninggalkanmu. Aku hanya ingin lebih mengerti kamu. Karena aku tidak akan tahu kalau kamu cuma diam. Ini permintaanku. Dan keegoisanku, agar setidaknya padamu, aku benar-benar bisa menjadi diriku."